GEMPA LAGI……………?

“Disiarkan CNN 3 hr yang lalu, bhw lempeng
Australia b’gerak ke utara menuju
Asia. Diperkirakan bs bertubrukan dgn lempeng selatan
Indonesia(P.Jawa). Perkiraan air laut meluap. 11hr stlh air pantai mluap (Rabu 7 Juni 2007) Akan ada gempa dahsyat & kemungkinan terjadi tsunami. Jgn pergi ke daerah tepi pantai terutama pantai selatan. Mohon fwd ke kel/tmn2. Kita berdoa smg jgn terjadi msbah yg parah” 

Seperti itu bunyi SMS panjang yang saya terima hari ini tanggal 02 Juni 2007. Isyu-isyu seperti itu yang merebak melalui SMS berantai sebaiknya diredam dengan berbagai informasi yang lebih masuk akal pikiran dan tenaga masyarakat untuk lebih menyadari sekaligus proaktif pada mitigasi bencana.Sekarang ini teknologi system peringatan dini atau EWS(Early Warning System) khusus untuk bencana tsunami sudah banyak terpasang di beberapa perairan
Indonesia. Akan tetapi EWS untuk bencana gempa bumi belum ditemukan. Di Indonesia mungkin dengan merabaknya SMS yang mengisyukan akan terjadi bencana gempa bumi jelas masih menjadikan masyarakat menjadi gusar dan tidak tenang, berbeda dengan Negara Jepang yang sudah terbiasa dengan sebutan pelanggan gempa, maka tidak akan terusik sedikitpun karena di sana sudah ada lembaga yang benar-benar bisa dijadikan acuan untuk peringatan, dan untuk gempa sudah cukup paham dengan standart bangunan yang tahan gempa. Walaupun sebagian masyarakat sudah mulai menyadari bahwa
Indonesia termasuk negara yang berada di “Ring Of Fire”, dan gerakan lempeng continental tidak akan pernah berhenti, tetapi dengan munculnya isyu melalui SMS tetap meresahkan masyarakat.Sebenarnya ada apa dengan para ahli atau pakar-pakar di dunia ini? Yang notabene sudah canggih dalam teknologi apalagi Luar Angkasa yang menurut saya jauh lebih sulit dan lebih jauh dijangkau tetapi belum dapat menemukan system peringatan dini untuk kasus gempa bumi. Hal ini merupakan suatu ironi yang mungkin boleh dikatakan, apa karena tempat tinggal para pakar itu bukan merupakan Ring Of Fire..?Orang Jepang sudah terbiasa hidup “bersama” bencana alam terutama gempa bumi, dan badai besar. Tetapi sistim mitigasi dan kesadaran rakyatnya dalam mengantisipasi segala jenis bencana alam sudah begitu rapi. Sekarang orang yang bermukim di Indonesiapun Mau tak mau harus “Hidup berdampingan dengan bencana alam”, sehingga perlu merobah pola hidup lain, karena Jepang-pun terbukti bisa menjadi Negara maju.Saya amati bahwa pola pembangunan rekonstruksi para korban gempa di Jogja, masih belum mempertimbangkan bahwa
Indonesia merupakan daerah rawan gempa, terbukti renovasi dan pembuatan rumah baru bagi korban gempa belum sama sekali meniru Negara Jepang. Ibarat hanya dikembalikan seperti semula saja. Ataukah SMS seperti itu justru merupakan Early Warning System yang efektif….?Bagaimana BMG…? 

 

2 Tanggapan

  1. Saya bukan dari fihak BMG, dan saya juga mendapat SMS seperti itu.
    tetapi coba perhatikan dan baca dengan cermat POSTING PRESS RELEASE dari BMG sendiri.
    Di situ dengan jelas bahwa diposting tangal 05 JUNI 2006, untuk menjawab isyu yang sama setahun yang lalu.
    Jadi kalau sekarang merebak berita-berita seperti ini, KEMUNGKINAN hanya merupakan PENG-EXPOSAN kembali isyu setahun yang lalu, oleh fihak-fihak yang bikin resah.

    ::::::::INI PRESS RELEASE BMG::::::::::::
    Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) dengan ini menyatakan bahwa isu akan terjadinya gempa bumi dahsyat yang diikuti oleh timbulnya tsunami adalah berita yang tidak perlu ditanggapi dan jangan dipercayai

    Dalam isu tersebut dinyatakan bahwa gempa bumi yang akan terjadi 11 hari setelah gempa bumi Yogyakarta-Jawa Tengah ditimbulkan oleh pergerakan lempeng tektonik India-Australia yang menabrak busur kepulauan Indonesia bagian Timur. Pada dasarnya sejak jutaan tahun yang lalu lempeng tektonik India-Australia bergerak ke arah utara dan menyusup /menabrak kebawah kepulauan Indonesia, dan sudah diketahui bahwa pergerakan tersebut menyebabkan Indonesia negara yang mempunyai aktivitas seismik tinggi.

    Namun demikian bisa dinyatakan bahwa sampai dengan saat ini belum ada teknologi yang mampu memprediksi akan terjadinya gempabumi dalam hitungan hari atau bulan. Dengan demikian setiap isu ataupu pernyataan yang memprediksi akan terjadinya suatu gempabumi besar tentu tidak bisa dipertanggung jawabkan atau tidak perlu dipercaya.

    Demikian Press Release disampaikan guna menangkal isu yang bisa menimbulkan kecemasan masyarakat.

    Jakarta, 5 Juni 2006
    Badan Meteorologi dan Geofisika
    Kepala Pusat Sisdatin Geofisika

    Ttd.

    Dr. P.J. Prih Harjadi

    :::::::Jadi anggap saja postingan saya di atas adalah salah satu bentuk kekhawatiran saya saja, sebelum lebih jauh mencari dan menganalisa dari BMG:::::::::::::

  2. masalah gempa yang sekarang diisukan bakal terjadi seharusnya pihak BMG harus memberitahukan secara langsung melaui media televisi bahwa tidak takan terjadi gempa jg tsunami ditanggal tersebut.
    saya mendapat info bahwa hari ini di banda aceh (4 juni 2007) air naik dan tanda(berupa serine) telah dibunyikan.
    saya harap kepada semua pihakyang terkait dapat membriian penjelasan kepada msayarakat agar tidak panik.
    terimakasaih

    @thanks sudah mampir, sayangnya anda tidak meninggalkan alamat di sini, sehingga saya tidak bisa balik mengunjungi anda.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: