Sabaar… Joe…#2

Sesuai janji aku ke Joe, untuk menemani malem ini sampai pagi. Aku kira si Joe sudah terlelap dalam tidurnya. Ternyata manusia yang satu itu betah melek juga kek aku.
Yaaa….Joe adalah sahabat semenjak kami berdua belum dilahirkan.Jadi seberat apapun si Joe ada masalah, aku akan selalu berusaha untuk bisa menghiburnya, dan meringankan bebannya.
Baiklah inilah percakapan aku dengan si Joe sahabatku.

Aku: Malem Joe..
Joe: Malem Kang..
begitulah si Joe kalau memanggilku, dari dulu tidak pernah berubah.
Aku: Aku kira kamu sudah tidur Joe,
Joe: Belum kang, akhir-akhir ini aku susah banget untuk bisa tidur, bahkan sudah tiga hari terakhir aku selalu tidur setelah denger Adzan Shubuh Kang.
Aku: Astaghfirullah, emang kenapa Joe.Sepertinya kamu sedang menghadapi masalah yang berat Joe.
Joe: Nggak taulah Kang, apa ini masalah atau bukan. Relatif kalau apa yang sedang aku rasakan ini disebut suatu masalah.
Aku: trus….(mulai aku menjadi pendengar yang berusah sebijak mungkin)
Joe: Yaa gitulah kang, mungkin buat aku, ini adalah masalah yang bener-bener membuat otak aku overload.

Tapi mungkin hal yang sedang aku alami ini adalah hal yang biasa saja buat orang

laen. jadi aku menganggap bahwa ini adalah sesuatu yang relatif kang.
Aku: Yaa…aku mengerti Joe. Sesuatu di dunia ini serba relatif. tergantung bagaimana kita menyikapinya.

Jadi apa yang membuat kamu begitu tidak bersemangat seperti ini Joe.
Joe: Kang………tanpa aku jawab pertanyaanmu-pun, aku yakin kamu sudah tau Kang, gerangan

apakah yang bisa membuat aku seperti ini.
Aku: Okeyy lah Joe, jadi apa yang bisa aku lakuin buat kamu…?
Joe: Aku hanya ingin membagi kesedihanku ini Kang. Karna hanya kamulah yang bisa ngertiin aku.
yang selalu membantu aku disaat aku butuh bantuan. Yang selalu menghiburku disaat aku sedang bersedih, yang selalu memapahku ketika aku sedang pincang, dan yang selalu membangunkanku ketika aku tersungkur.
Aku: Itulah gunanya sahabat Joe. Masih ingatkah kamu kata-kata bijak tentang arti sahabat

Joe..? “Sahabat adalah dia yang selalu menghampiri kita, ketika seluruh dunia menjauh, karena persahabatan itu seperti tangan dengan mata,saat mata menangis, tangan menghapusnya”.

Joe: Iya kang, aku mengerti itu.
Aku: Baiklah Joe…kita mulai diskusi tengah malem ini, semoga setelah semuanya kita obrolin bareng, beban kamu akan berkurang.
Joe: Semoga Kang. Itu harapan aku, karna aku cape banget kang harus menghadapi masalah seperti ini. Ini sangat memenuhi space otak aku Kang.Bener-bener terasa overload. Mengapa dia berlaku seperti ini ke aku ya Kang.Sedangkan aku berusaha sekuat aku untuk tidak melakukan hal yang sama seperti yang dia lakukan kepadaku kang. Aku masih ingat banget Kang kata-katamu setahun lalu kepadaku bahwa, “kalau kamu tidak mau diperlakukan seperti itu, maka janganlah kamu berbuat seperti itu juga”. Sepertinya itu tidak benar Kang. Karna ternyata aku ngalamin sendiri.

Aku: Sudahlah Joe….simpan dulu nasehat aku itu. yang jelas apakah kamu mau meninggalkannya

setelah kejadian akhir-akhir ini Joe?
Joe: Owh….tidak kang…tidak sama sekali. Aku sangat menyayangi dan mencintainya kang.
Aku: Apakah kamu akan membalas atau akan melakukan seperti yang dia lakukan kepadamu Joe…?
Joe: Berusaha untuk tidak kang. Karna aku nggak mau kehilangan dia.

Aku: Baiklah Joe….(nasehat mode: ON)

Ada suatu pepatah mengatakan begini Joe, “Cinta itu bagaikan memegang seekor burung kecil.

Kalau kita memegangnya terlalu kencang, maka dia akan mati Joe, tapi kalau kita memegangnya

terlalu lemah, maka dia akan terbang”. ada juga pepatah lain “Cinta ibarat pasir Joe..kalau kita terlalu keras menggenggamnya, maka dia akan tumpah”.
Jadi bersabarlah Joe….semua itu adalah cobaan dari Tuhan untuk menguji seberapa kuatnya kamu menghadapinya. Seberapa sabarkah kamu menjalani kehidupan ini.
Semua itu tetap harus kamu jalanin Joe, yaa….memang hal itu pernah kamu bicarakan dengan

pasanganmu, agar kejadian itu tidak terulang kembali, namun dengan terpaksa kejadian itu

diulangi dan diulanginya lagi. Kamu harus bisa merubah mind set kamu Joe. berarti memang dia

belum bisa memenuhi semua harapanmu Joe. Kehidupan memang seperti itu Joe, semua yang di dunia

ini belumlah ada yang sempurna. Banyak keinginan-keinginan kita yang ternyata realisasinya

tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan.
tapi aku harap dengan kejadian ini bisa membuat kamu menjadi kuat Joe, seperti besi yang dibakar, membara, ditempa dan menghasilkan sesuatu yang lebih baik dari sebelumnya. Semua itu

anggap saja adalah ujian dalam kehidupan kamu di dunia ini Joe. tetaplah bersyukur kamu bisa memilikinya.

Berusahalah untuk bisa mengerti, bisa memahami Joe,karena memang harus seperti itu

yang kamu hadapi.Dan aku yakin, kamu tidak sendiri Joe. You’re not alone Joe.
Mungkin masih banyak di sekeliling kita mempunyai permasalahan yang lebih berat dari apa yang kamu rasakan saat ini Joe.

baiklah sedikit saja saran yang bisa aku berikan untukmu di dini hari menjelang pagi ini.

Satu…“BERUSAHALAH UNTUK BISA LEBIH MENGERTI AKAN PASANGANMU “
Dua….“BERUSAHALAH UNTUK SELALU BISA MENYENANGKAN DAN MEMBAHAGIAKAN PASANGANMU”
Tiga…“BERUSAHALAH UNTUK TIDAK MELAKUKAN SESUATU YANG PASANGANMU TIDAK AKAN BERKENAN” karena itu akan terasa menyakitkan.

Aku kira cukup itu dulu Joe, karna kalau aku tambahin terus, otak kamu akan lebih overload dari

sekarang.Dan aku sebagai sahabatmu, aku tidak mau kamu justru bertambah beban.
Oh ya….satu lagi JOE……apapun yang kamu rasakan, TETAPLAH SETIA JOE.
Baiklah Joe, karna aku juga sudah tiga hari tidak tidur, marilah kita berdoa bersama sebelum

tidur Joe, mari ambil aer wudhu agar apa yang kamu rasakan ini akan terasa berkurang

Joe.Setelah itu mari aku ajak kamu ke tempat yag so……..so….far….away, dimana raga manusia belum bisa sampai kesana Joe.

Semoga hatimu akan lebih tenang. Tetaplah semangat Joe. Aku akan selalu siap mendengar keluh -kesahmu.

GTO:
02:30 Wita.
07-01-11



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: