Aku Tidak Lebih Dulu ke Surga

Aku Tidak Lebih Dulu ke Surga      

Aku tidak tahu dimana berada. Meski sekian banyak manusia berada disekelilingku, namun aku tetap merasa sendiri dan ketakutan. Aku masih bertanya dan terus bertanya, tempat apa ini, dan buat apa semua manusia dikumpulkan. Mungkinkah, ah . aku tidak mau mengira-ngira. Baca lebih lanjut

Iklan

KUMPULAN HIKMAH RAMADHAN

KUMPULAN HIKMAH RAMADHAN

Baca lebih lanjut

Cegah Gagal Ramadhan!

http://www.icmi.or.id/ind/content/view/270/40/

Assalamu’alaikum Wr.Wb
Ramadhan bulan berkah dan bulan pengampunan. Tapi, tak semua orang bisa mendapatkan kemuliaan darinya. Bisa-bisa hanya lapar. Apa langkah-langkah praktis mengantisipasi gagalnya Ramadhan?
Di bawah ini langkah-langkah praktis mengantisipasi kemungkinan gagal di bulan suci
1. Persiapkan fisik dan ruhani, lewat latihan puasa dan memperbanyak ibadah sunnah sejak mulai bulan Sya’ban. Jangan sampai kondisi fisik dan stamina ruhani yang melemah di awal Ramadhan membuyarkan semua harapan.

2. Pelajari berbagai aspek Ramadhan dari “A” sampai “Z” seperti adab, rukun ibadah, doa-doa dan dzikir yang mendukung sukses ibadah Ramadhan. Mendalami “fiqh Ramadhan” sangatlah penting. Jangan segan membuka kembali kitab-kitab tentang bulan mulia ini.

3. Rancanglah aktivitas hari-hari Anda selama Ramadhan menjadi bagian-bagian yang teratur. Misalnya tentang kegiatan utama seperti shalat, tadarus, ta’lim, menimba ilmu, menghafal atau membaca buku. Tata acara-acara penting Anda dalam program jadwal harian, pekanan, atau per sepuluh hari. Belanja lebaran –jika tak bisa dihindari, lakukan sebelum Ramadhan. Banyak yang sudah berhasil dengan cara ini.

4. Tentukan target dan prosentase keberhasilan dari tiap-tiap progran yang dicanangkan. Hal ini untuk mendisiplinkan kita menjadi Muslim yang istiqamah, kelak setelah keluar dari Ramadhan.

5. Lawanlah kemalasan sekeras mungkin. Sebaliknya tumbuhkan semangat kita untuk shalat berjamaah, menimba ilmu di majelis-majelis ta’lim, ke pesantren-pesantren kilat dan sebagainya.
6. Jaga waktu tidur di malam-malam Ramadhan. Kegiatan yang harus didahulukan dari apapun adalah qiyamul lail (bangun malam untuk shalat tahajjud). Usahakan tidurlah lebih awal dan bangun pada sepertiga malam. Mulailah kebiasaan ini sebelum masuk Ramadhan.

7. Bawa mushaf Al-Qur’an ke manapun Anda pergi, kecuali ke tempat-tempat yang dilarang seperti WC. Perbanyaklah membacanya, menghafalnya dan dalami ayat demi ayat kandungan maknanya.

8. Bukalah pintu maaf sedari sekarang, serta mintalah maaf kepada sebanyak mungkin manusia yang selama ini terlibat langsung atau pun tidak dengan tindakan, perkataan, dan kehidupan kita. Membuka pintu maaf dan meminta maaf akan membuka lebar pintu silaturrahim sekaligus mensucikan hati sebelum memasuki bulan suci.

9. Kendalikan lidah seketat mungkin, kecuali pada hal-hal yang mengandung kebenaran dan kebajikan saja. Lidah yang tak terkendali akan mematikan hati. Hati yang mati mudah tergelincir pada perkataan dusta dan keji. Cara mencegahnya dengan memperbanyak dzikir dan istighfar.

10. Jaga mata dan tahan pandangan dari semua hal yang Allah tidak menyukainya jika kita melihat. Apalagi yang haram-haram.

11. Jaga pendengaran dari segala hal yang makruh, mendengarkan musik yang sia-sia serta pembicaraan yang tidak ada kaitannya dengan keberhasilan Ramadhan.

12. Mudahlah memberi disertai sifat qanaah yang memperhalus budi kita.

13. Minta kepada Allah agar tidak termasuk kelompok orang yang gagal melalui Ramadhan kali ini. Mintalah terus sampai menetes air dari kedua mata Anda.* (Athwa/Hidayatullah.com)
Semoga forward tulisan diatas bermanfaat untuk kita semua, InsyaAllah.

Wassalamu’alaykum Wr. Wb.,

Taken from millis Iqra’

Puasa merupakan Perisai

Dalam Islam, Allah SWT di dalam mendidik mental hamba-hambaNya telah memberikan petunjuk yang sangat jelas yaitu melalui sebuah ritual atau pelaksanaan ibadah puasa.Dengan menjalankan ibadah puasa ini seseorang dilatih untuk dapat mengendalikan diri, mengendalikan hawa nafsunya, sehingga tindak-tanduknya diharapkan bisa menuju kepada akhlakul karimah. Baca lebih lanjut

BACALAH!

Membaca adalah perintah Allah yang pertama. Sebelum perintah shalat, puasa, zakat,

Allah memerintahkan pada hamba-Nya untuk membaca dan selalu membaca. kenapa?

Islam bukanlah dogma, Islam adalah konsep yang harus dihayati dengan kesadaran umatnya. Islam tidak menghendaki umatnya menjalankan agamanya secara taqlid, membabi buta.

Islam adalah agama kesadaran. Ad-dinnu aqlun laa diina liman laa aqla lahu. Agama adalah kesadaran. Tidak sempurna agama seseorang yang tidak memiliki kesadaran.

Allah telah memberi kebebasan manusia untuk memilih jalan hidup. Baca lebih lanjut

Al-Qur’an sebagai dasar Ilmu

Al-Qur’an dengan ilmu-ilmu Eksakta

1. Ilmu kesehatan Anak.

Dalam pidato pengukuhan gelar Guru Besar mata pelajaran ilmu kesehatan dan anak pada fakultas Kedokteran Universitas Airlangga di Surabaya, Prof. dr. Haroen Noerasid menyampaikan bahwa dalam keadaan diare sekalipun seorang bayi tetap boleh minum air susu ibu (ASI). Karena air susu ibu merupakan susu alamiah yang paling baik terutama untuk bayi yang baru lahir, lebih-lebih bila bayi tersebut prematur. Baca lebih lanjut

Al-Qur’an Sumber Ilmu Pengetahuan(1)

Al-Qur’an Sumber Ilmu Pengetahuan LE Qur’an Et La Science
Qur’an dan Ilmu Pengetahuan

Taken From :

1.      Al-Qur’an Sumber Segala Disiplin Ilmu Drs. Inu Kencana Syafiie
Gema Insani Press

Jakarta
Indonesia 1996

2.      Bibel, Qur’an dan Sains Modern dr. Maurice Bucaille
bulan Bintang –

Indonesia 1984

3.      Dari Sains ke Stand AlQur’an Dr. Imaduddin Khalil Arista –
Indonesia 1993

4.      Asal usul manusia menurut Bibel, Al-Qur’an dan Sains Modern Dr. Maurice Bucaille Penerbit Mizan –
Indonesia 1996

5.      Bang Arman,
Palembang

A. Pengertian Al-Qur’an Al-Qur’an adalah kitab suci yang diturunkan Allah Swt, Tuhan alam semesta, kepada Rasul dan NabiNya yang terakhir, Muhammad Saw melalui malaikat Jibril as untuk disampaikan kepada seluruh umat manusia sampai akhir jaman. Al-Qur’an berarti bacaan, nama-nama lain dari kitab suci ini adalah Al-Furqaan (Pembeda), Adz Dzikir (Pengingat) dan lain-lain, tetapi yang paling terkenal adalah Al-Qur’an. Sebagai kitab suci terakhir, Al-Qur’an bagaikan miniatur alam raya yang memuat segala disiplin ilmu, Al-Qur’an merupakan karya Allah Swt yang Agung dan Bacaan mulia serta dapat dituntut kebenarannya oleh siapa saja, sekalipun akan menghadapai tantangan kemajuan ilmu pengetahuan yang semakin canggih (sophisticated). Baca lebih lanjut