Bahan Bakar Air

Tidak banyak yang akan diutarakan di sini karena basic saya bukan orang kimia,ataupun teknik yang selalu bergelut dengan buku dan tabung-tabung reaksi yang bikin kepala pening.

Hanya mungkin saja karena sekarang orang sudah sangat pusing dengan Harga BBM yang terus dan akan terus melambung, hingga mulailah orang BERMIMPI untuk bisa menggunakan AIR sebagai bahan bakar.

Untuk mencapai suatu tujuan yang besar, mimpi sangat dibutuhkan agar dapat merealisasikannya. Mungkin bermula dari mimpi jugalah, ternyata orang JOGJA ada yang iseng berpikiran aneh untuk menjadikan air sebagai bahan bakar.

Ternyata dari mimpi itulah sekarang sudah ditemukan pengganti BBM yang bikin pusing. Dengan melalui penelitian dan eksperimen yang panjang dan difasilitasi oleh salah satu Universitas di Jogjakarta, UMY ternyata telah menemukan bahan bakar pengganti yang bersumber dari air.

BANYUGENI….. Itulah mereka memberi nama. Dan ternyata sudah diuji coba dan sukses besar, untuk keperluan rumah tangga(kompor, lampu minyak), kendaraan bermotor,diesel, dan bahkan ke depannya sebagai bahan bakar pesawat terbang, karena telah diuji coba dengan prototype pesawat aeromodelling, tanpa harus mengganti mesin kendaraan.

Dan sudah diresmikan oleh Bupati Bantul H. Idham Samawi, dan akan segera di patenkan.

Dan diyakini harganya akan jauh lebih murah dibanding BBM yang sekarang ini, walaupun proses BANYUGENI harus melalui 4 tahapan pemisahan unsur mbuh gak ngerti.

Anda pasti tahu betapa besar pengaruh BBM terhadap kesejahteraan rakyat Indonesia dan Dunia.

Selamat datang BANYUGENI………

Welcome Hidro kerosine,hidrofuel,hidrodiesel, dan hidroavtur.

Hidup INDONESIA…………..Hidup Wong Jogja……!

Nb:Yang bukan orang jogja juga boleh ikutan TERIAK.

DAN TERNYATA SEMUA INI HANYA BOHONG BELAKA.

SANG AKTOR DINYATAKAN BERSALAH DI MUKA HAKIM DENGAN TUDUHAN PENIPUAN…………………..!

Iklan

Pageblug

Pageblug, kata ini benar-benar menjadi momok bagi orang Jawa. Ketika sebuah pedusunan atau kawasan secara tiba-tiba terlanda bencana, warga dalam jumlah besarmendadak sakit atau meninggal, orang Jawa menyebutnya pageblug. Mitos soal pageblug memang dulu sering kita dengar. Misalnya saja mitos tentang Nyai Rara Kidul yang sedang melakukan perjalanan untuk merekrut pengikut baru. Rombongan pasukan Nyai Rara Kidul yang melakukan perjalanan itu kemudian konon menimbulkan penyakit bahkan ada yang sampai meninggal, Baca lebih lanjut

Peradaban kita sudah maju apa belum sich…?

Kadang saya mengkhayalkan akan peradaban kita sekarang ini. Apa bener peradaban kita sudah maju, atau justru merupakan peradaban baru yang masih dalam taraf berusaha untuk “menemukan” peradaban lama yang lebih maju dari peradaban yang sekarang ini. Baca lebih lanjut

GEMPA LAGI……………?

“Disiarkan CNN 3 hr yang lalu, bhw lempeng
Australia b’gerak ke utara menuju
Asia. Diperkirakan bs bertubrukan dgn lempeng selatan
Indonesia(P.Jawa). Perkiraan air laut meluap. 11hr stlh air pantai mluap (Rabu 7 Juni 2007) Akan ada gempa dahsyat & kemungkinan terjadi tsunami. Jgn pergi ke daerah tepi pantai terutama pantai selatan. Mohon fwd ke kel/tmn2. Kita berdoa smg jgn terjadi msbah yg parah” 

Seperti itu bunyi SMS panjang yang saya terima hari ini tanggal 02 Juni 2007. Isyu-isyu seperti itu yang merebak melalui SMS berantai sebaiknya diredam dengan berbagai informasi yang lebih masuk akal pikiran dan tenaga masyarakat untuk lebih menyadari sekaligus proaktif pada mitigasi bencana.Sekarang ini teknologi system peringatan dini atau EWS(Early Warning System) khusus untuk bencana tsunami sudah banyak terpasang di beberapa perairan
Indonesia. Akan tetapi EWS untuk bencana gempa bumi belum ditemukan. Di Indonesia mungkin dengan merabaknya SMS yang mengisyukan akan terjadi bencana gempa bumi jelas masih menjadikan masyarakat menjadi gusar dan tidak tenang, berbeda dengan Negara Jepang yang sudah terbiasa dengan sebutan pelanggan gempa, maka tidak akan terusik sedikitpun karena di sana sudah ada lembaga yang benar-benar bisa dijadikan acuan untuk peringatan, dan untuk gempa sudah cukup paham dengan standart bangunan yang tahan gempa. Walaupun sebagian masyarakat sudah mulai menyadari bahwa
Indonesia termasuk negara yang berada di “Ring Of Fire”, dan gerakan lempeng continental tidak akan pernah berhenti, tetapi dengan munculnya isyu melalui SMS tetap meresahkan masyarakat.Sebenarnya ada apa dengan para ahli atau pakar-pakar di dunia ini? Yang notabene sudah canggih dalam teknologi apalagi Luar Angkasa yang menurut saya jauh lebih sulit dan lebih jauh dijangkau tetapi belum dapat menemukan system peringatan dini untuk kasus gempa bumi. Hal ini merupakan suatu ironi yang mungkin boleh dikatakan, apa karena tempat tinggal para pakar itu bukan merupakan Ring Of Fire..?Orang Jepang sudah terbiasa hidup “bersama” bencana alam terutama gempa bumi, dan badai besar. Tetapi sistim mitigasi dan kesadaran rakyatnya dalam mengantisipasi segala jenis bencana alam sudah begitu rapi. Sekarang orang yang bermukim di Indonesiapun Mau tak mau harus “Hidup berdampingan dengan bencana alam”, sehingga perlu merobah pola hidup lain, karena Jepang-pun terbukti bisa menjadi Negara maju.Saya amati bahwa pola pembangunan rekonstruksi para korban gempa di Jogja, masih belum mempertimbangkan bahwa
Indonesia merupakan daerah rawan gempa, terbukti renovasi dan pembuatan rumah baru bagi korban gempa belum sama sekali meniru Negara Jepang. Ibarat hanya dikembalikan seperti semula saja. Ataukah SMS seperti itu justru merupakan Early Warning System yang efektif….?Bagaimana BMG…? 

 

ALIEN

ALIEN

Assalamu’alaikum Wr. Wb. 
 

Berbicara mengenai makhluk luar angkasa akan membawa kita pada kontroversi berkepanjangan yang sampai hari ditulisnya buku ini pun perdebatan dikalangan ilmuwan dan juga agamawan terus berlanjut. Tidak ada kata sepakat mengenainya. Ada yang mengkaitkan mereka dengan makhluk jenis Jin, ada juga yang berpendapat bahwa mereka benar-benar ada dan berupa makhluk tersendiri terpisah dari jenis manusia dan jin, ada juga yang mengingkari keberadaannya dan menganggapnya sekedar berita bohong, isapan jempol dan imajinasi belaka.
Baca lebih lanjut